
Jakarta – Jejaring Serikat Pekerja Serikat Buruh Sektor Perikanan Indonesia (Jejaring Perikanan) menggelar diskusi tentang implementasi ILO C188, Joint Inspection, PSMA, RFMO, dan Perlindungan ABK Migran Indonesi melalaui daring, pada Selasa (22/09/2026).
Adapun maksud dan tujuan diskusi yakni memperdalam pemahaman mengenai implementasi ILO Convention No. 188 (C188), pembelajaran dari Thailand, model joint inspection, pembagian kewenangan antarinstansi, pemeriksaan ABK migran, hubungan C188 dengan PSMA dan RFMO, serta pembagian ruang lingkup C188 dengan UU No. 18/2017.
Diskusi juga membahas kemungkinan keterlibatan Jejaring sebagai observer/fungsi kontrol dan agenda advokasi implementasi C188 di Indonesia.
Sulistri selaku Sekretaris Jejaring Perikanan menegaskan komitmennya untuk terus mengawal implementasi KILO 188 dengan memperdalam pemahaman tentang sistem perlindungan yang relevan bagi Indonesia.
Dalam diskusi tesebut, Jejaring Perikanan sepakat untuk dapat menyusun rekomendasi implementasi C188 berbasis kebutuhan Indonesia. Mendorong joint inspection KKP–Kemnaker menjadi mekanisme permanen. Menentukan beberapa pelabuhan prioritas untuk pilot port-based labour inspection. Mengembangkan sinkronisasi PSMA dan labour protection tanpa mencampur kewenangan. Membangun koordinasi KP2MI–KKP–Kemnaker–Kemenlu untuk ABK Indonesia di kapal asing dan wilayah RFMO. Mempersiapkan implementasi labor standard WCPFC. Mendorong keterlibatan Jejaring sebagai observer/fungsi kontrol.
Tantangan Indonesia bukan hanya memiliki aturan C188, tetapi menerjemahkannya menjadi sistem perlindungan yang bekerja dari pelabuhan sampai kapal dan dari Indonesia sampai wilayah operasi internasional.
C188, PSMA, RFMO, dan UU No. 18/2017 memiliki mandat berbeda dan tidak perlu dilebur. Yang dibutuhkan adalah mekanisme koordinasi dan referral yang menghubungkan rezim-rezim tersebut. Prinsip utama diskusi: Different regimes, different mandates, but one protection pathway for the fisher.
Hadir sebagai narasumber, Muhamad Nour Manajer Proyek dan Penasihat Teknis Proyek Blue Horizon: Bantuan Kelautan melalui Budidaya Rumput Laut di Sekretariat SEAFDEC Bangkok, Perwakilan Federasi yang tergabung dalam Jejaring Perikanan.(red)
Author Profile
Latest entries
Berita28 September 2026SAKTI Desak Permen Transisi SIUKAK-SIP3MI dan Data Awak Kapal Terintegrasi
Berita23 September 2026Jejaring Perikanan Gelar Diskusi Implementasi Konvensi ILO No.188
Berita17 September 2026UNRBHR 2026 Bangkok: Mendorong Budidaya Perikanan yang Tangguh
Berita16 September 2026Jejaring Perikanan Hadiri UNRBHR 2026 di Bangkok
