Greenpeace Indonesia Gelar Diskusi Publik Pengawalan dan Tantangan Implementasi KILO 188

Jakarta – Greenpeace Indonesia bersama Jejaring Serikat Pekerja Buruh Sektor Perikanan Indonesia dan tim 9 menggelar agenda Diskusi Publik tentang Pengawalan dan Tantangan Implementasi KILO 188 di Jakarta, Rabu (13/05/2026).

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto pada perayaan May Day 2026 yang digelar di lapangan silang Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada Jumat (01/05/2026), mengumumkan bahwa telah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 25 Tahun 2026 tentang Ratifikasi Konvensi International Labour Organization (ILO) Nomor 188.

Sulistri selaku sekretaris Jejaring Serikat Pekerja Buruh Sektor Perikanan Indonesia mengatakan bahwa Konvensi ILO 188 ini mencakup peningkatkan kerja layak di kapal penangkap ikan.

“Perlindungan pengupahan dan kondisi kerja, Jam istirahat awak kapal penangkap ikan, Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Akses ke perlindungan sosial bagi awak kapal ikan, Pencegahan eksploitasi ketenagakerjaan, Rekrutmen dan Penempatan dimana Konvensi ILO 188 merujuk lebih jauh pada Konvensi 181 (Private Emplyoment Agencies).” kata Sulistri.

Sulistri juga menekankan bahwa proses Ratifikasi KILO 188 ini dapat melalui tahap didaftarkannya Perpres 25 Tahun 2026 ke DG ILO, Konvensi setidaknya akan berlaku bagi negara yang meratifikasi, biasanya 12 bulan setelah mendaftar ke DG ILO, Untuk itu, kesempatan yang paling dekat Indonesia yakni ketika gelaran ILC ILO di Jenewa pada Juni 2026 ini.

Pentingnya jejaring serikat pekerja buruh untuk mengawal implementasi KILO 188 dengan memastikan adanya Konsultasi dengan Stakeholder, penyelarasan hukum nasional, Penguatan perlindungan melalui Undang-Undang Ketenagakerjaan, Kerjamasa lintas Kementerian, Melakukan FGD untuk meminimalisir tantangan implementasi, Memperkuat pengawasan, Networking yang kuat antara Serikat Buruh & Masyarakat sipil untuk mengawal Implementasinya.

Pada diskusi kali ini, juga menghadirkan pembicara dari tim 9, Sofyan El Commandante yang juga Ketua Sakti, Ia menekankan sinergitas antar kementerian dan lembaga terkait untuk mendukung implementasi KILO 188. Sementara itu, perwakilan dari pemerintah, yakni Yuli Adiratna Direktur Bina Sistem Pengawasan Ketenagakerjaan, dengam membawakan materi tentang Peran, Tantangan dan Implementasi KILO 188. Dan dengan dipandu Moderator Gemilang perwakilan dari Greenpeace Indonesia. (RED/Handi)

Author Profile

perikananjejaring@gmail.com

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top